Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang Allah SWT menghendaki kebaikan (Surga) baginya, niscaya ia dibuat pandai dalam ilmu agama." (HR. Al-Bukhari dari Muawiyah)

google search

Kamis, Januari 15, 2009

Biarkan Saya ke Gaza

TERIAK SEORANG DOKTER… Biarkan Saya ke Gaza...!

Rafah (Mesir)- selama tiga hari, Muhammad al-Khalidi berdiri beberapa meter dari pintu gerbang penyeberangan Rafah dengan Jas putih di tangannya, dan ketika melihat selintas seorang penanggung jawab Mesir mendekat pintu penyebrangan tersebut, dia pun bersama sepuluh temannya segera menghampirinya dan memintanya untuk menyutujui mereka masuk ke Gaza demi menyelamatkan saudara-saudara mereka rakyat Palestina yang sengsara yang bersembunyi di bawah hujan misil-misil dan bom-bom Israil sejak dua belas hari yang lalu.
Khalidi adalah salah satu dari ratusan dokter yang diutus ke Mesir dalam upaya agar dapat masuk melalui pintu penyeberangan Rafah ke Jalur Gaza untuk membantu meringankan beban para korban yang terluka akibat serangan/ agresi Israel yang telah menewaskan lebih dari 700 rakyat Palestina dan melukai sekitar 3.100 korban luka-luka, yang mayoritas mereka memerlukan operasi bedah sesegera mungkin.
“Please .. Saya seorang dokter, saya ingin masuk ke Gaza sebagai tanggung jawabku, ijinkan saya untuk melakukan itu," sebuah permohonan yang langsung dibalas dengan penolakan dari Penanggung jawab Pintu penyeberangan (Mesir) dengan dalih bahwa situasi di Gaza saat ini bahaya untuk kehidupan dokter sukarelawan.
Khalidi Seorang dokter spesialis bedah otak dan saraf mengatakan kepada "Islam Online. Net": "Bahwa apa yang terjadi di Gaza, membuat setiap dokter tidak sanggup berdiri hanya untuk menonton," dia menambahkan: "Apakah Anda pikir kami dapat menunggu di rumah untuk menonton kejahatan yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina tanpa melakukan apapun .. .. tidak….kami akan masuk ke Gaza!" Dia juga menambahkan, “Pemerintah Mesir melarangku masuk melalui jalur darat
Sejak awal agresi Israel, Team medis di Jalur Gaza mengalami kekurangan personil spesialis yang menangani para korban cedera perang, sebagaimana tidak adanya fasilitas yang memadai untuk menangani kondisi kesehatan yang terpuruk di jalur Gaza yang terblockade sejak dua tahun yang lalu, seperti yang diminta oleh Badan kesehatan di Gaza kepada instansi-instansi terkait untuk mendatangkan dokter-dokter dari Arab guna menyelamatkan korban luka-luka
Khalidi menuturkan, "Ada 500 dokter Jordan yang jika mereka tahu saya dapat melintas ke Gaza, maka mereka akan mengikuti saya dengan segera. Yang sedikit inilah yang dapat kami persembahkan.
Sumber: alsofwah.or.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

MUDAH-MUDAHAN SEMUANYA BERMANFAAT...