Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang Allah SWT menghendaki kebaikan (Surga) baginya, niscaya ia dibuat pandai dalam ilmu agama." (HR. Al-Bukhari dari Muawiyah)

google search

Kamis, Januari 15, 2009

Buat Para Mujahid yang akanberangkat ke bumi Palestina

Pesan dari Jiwa untuk Para Mujahid yang Akan Berangkat ke Bumi Palestina


Saudara-saudaraku, Para Mujahid!
Jika hari ini engkau telah memancangkan tekad untuk berangkat ke Bumi al-Quds, maka…



1. Mulai hari ini, tekunlah meluruskan Tauhidmu, memperbaiki keikhlasan niatmu, dan membersihkan tautan-tautan hidupmu pada selain Allah. Tidak ada lagi jimat, tidak ada lagi istighatsah, tabarruk kepada selain Allah, tidak ada lagi kesyirikan apa pun dalam hidupmu. Keyakinan seperti inilah yang akan menjadi sumber kekuatan paling dahsyatmu untuk kembali ke Bumi al-Quds…karena engkau bersandar kepada satu-satunya Dzat yang Mahakuat, yaitu Allah Azza wa Jalla.

2. Mulai hari ini, sematkanlah segala kemahasempurnaan dan kemahatinggian kepada setiap nama dan sifat Allah Ta’ala, baik yang engkau temukan dalam al-Qur’an maupun sunnah Nabi-Nya…Jangan lagi engkau takwilkan atau selewengkan maknanya, karena mengingat seluruh keMahasempurnaan-Nya akan memberikanmu kekuatan yang tak pernah engkau duga sebelumnya, saat engkau menjejakkan kakimu di Tanah al-Quds…
Ingatlah, saudaraku, melalui jalan ini, kita semua berharap dapat menyaksikan langsung Wajah Allah Azza wa Jalla yang selama ini kita sembah di dalam Surga-Nya…Sungguh, aku tak sabar menanti hari itu…

3. Mulai hari ini, periksalah kembali sunnah-sunnah Nabimu yang selama ini engkau abaikan: sunnahnya dalam aqidah, dalam ibadah, dalam muamalah dan akhlaq…Tidak! Perjuangan ini adalah untuk menegakkan Kalimah Allah. Dan itu tak mungkin terwujud dengan mengabaikan dan meremehkan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Bukankah melalui jalan jihad ini engkau ingin berjumpa dengan Sang Nabi di dalam surga?

4. Mulai hari ini, bukalah kembali lembar-lembar sejarah para al-Salaf al-Shaleh rahimahumullah. Karena merekalah para mujahid sejati. Merekalah para tentara Allah yang akan terus menjadi teladan dan qudwah bagi seluruh mujahid hingga akhir zaman. Pelajari kembali seluruh sisi kehidupan mereka, lalu teladani dalam hidupmu. Catatlah dalam hati dan pikiranmu, bahwa perjalananmu ke Bumi al-Quds akan berakhir dengan perjumpaan bersama mereka di Surga...Karena itu, jadilah seorang salafy (pengikut salaf) sejati yang meneladani mereka dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk jihad dan kepedulian terhadap sesama kaum muslimin di mana pun mereka berada!

5. Karena itu semua, maka cita-cita mulia untuk kembali ke al-Quds jangan membuatmu tinggal diam berkhayal dan berangan-angan: “Kapan aku akan berangkat?”, lalu meninggalkan majelis-majelis ilmu dan tarbiyah!

Tidak, saudaraku…Jalan ini adalah jalan orang-orang yang bersabar, bukan jalan orang-orang yang selalu tergesa-gesa. Karena itu, cita-cita mulia ini harus semakin memompa semangatmu untuk terus belajar, terus bertarbiyah, terus menghadiri majelis-majelis ilmu, dan terus bertafaqquh fid-din…hingga akhirnya tiba hari itu, dimana Allah memilihmu untuk berangkat bersama kafilah para mujahid…ke sana, ke bumi Allah bernama AL-QUDS, insya Allah!

6. Mulai hari ini, tekunlah beribadah, menangislah dalam shalatmu, menangislah dalam doamu, menangislah dalam tilawahmu, menangislah karena takut pada Allah…Banyaklah menangis pada-Nya, karena itu akan memberi kita kekuatan luar biasa untuk kembali ke Bumi al-Quds! Itu akan memberimu energi dahsyat untuk mengusir penjajah Zionis satu per satu keluar dari Tanah Suci kita itu…Ketahuilah, tanpa tangisan yang ikhlas dan penuh ta’zhim pada-Nya, engkau tak akan peroleh kekuatan dahsyat itu, meski seluruh dunia memberikan bantuan persenjataan paling canggih kepadamu…


Kiranya itu sajalah dulu pesanku untuk diriku sendiri dan untuk para mujahid perindu syahid di mana pun mereka berada. Jangan pernah padam semangat jihad dalam dadamu, meski kelak Allah menakdirkanmu meninggalkan dunia fana ini dari atas pembaringanmu di sisi anak dan istrimu. Jangan pernah padam, saudaraku!

Semoga kelak kita berjumpa di Bumi al-Quds, sujud bersama di sana menghadap Allah, atau kalau tidak sempat, semoga kita bertemu di dalam Jannah-Nya…amin, amin, amin…

Makassar, 15 Muharram 1430 H
Akhukum al-Faqir al-Haqir,
Abul Miqdad al-Madany
www.abul-miqdad.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

MUDAH-MUDAHAN SEMUANYA BERMANFAAT...