Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang Allah SWT menghendaki kebaikan (Surga) baginya, niscaya ia dibuat pandai dalam ilmu agama." (HR. Al-Bukhari dari Muawiyah)

google search

Kamis, Januari 15, 2009

MESIR: Paus Orthodoks Copti Larang Pemuda Copti Kawini Wanita Anglican!!


Paus Shenouda III, paus Iskandaria dan kepala keuskupan keluarga Santo Markus mengajak bangsa Qibthi (Copti) untuk tidak melakukan rahasia pengakuan gereja terhadap jemaat melalui internet atau telepon.

Dalam ceramah mingguannya di gereja katedral orthodoks Copti di Abbasia, paus mengatakna, “Sesungguhnya pengakuan melalui internet tidak akan menjadi pengakuan, sebab semua orang akan mengetahuinya dan tidak lagi menjadi rahasia. Demikian juga, pengakuan melalui telepon harus ditolak, sebab bisa ada kemungkinan telepon itu disadap dan pengakuan-pengakuan itu sampai kepada aparat keamanan negara.”

Ketika menanggapi seberapa jauh legalitas dana investasi di pasar saham, pemimpin bangsa Qibthi di Mesir itu mengatakan, dirinya tidak tahu aturan main pasar bursa dan tidak pernah mempelajarinya. Oleh karena itu, ia tidak dapat memberikan pendapatnya seputar hal itu.

Pesan Paus Qibthi Kepada Pemuda Orthodoks

Kepada para pemuda, paus berpesan agar mereka tidak menikah dengan wanita penganut aliran Anglicana. Ia menyarankan mereka agar tetap menjalin hubungan perkawinan dengan wanita-wanita Qitthi. Ia mengatakan, “Saya tidak menyarankan para pemuda menikahi wanita penganut aliran Anglicana. Seharusnya kedua pasangan sealiran agar kamu dapat berpuasa sesama kamu, berbuka dan beribadah sama-sama. Kamu tidak mungkin dapat berpuasa hari Rabu dan Jum’at sementara dia tidak meyakini itu. Yang penting wanita yang ingin kamu jalin pernikahan itu adalha wanita Ortodoks sehingga serasi denganmu dalam menjalani kehidpan rumah tangga.”

Ia juga menafikan adanya apa yang disebut ‘sihir hitam’ yang dapat menyakiti manusia dan menyebabkan kematiannya. Ia menganggap hal itu hanya ada di masa lalu, dan sejak datangnya al-Masih dengan apa yang disebut ‘perjanjian baru,’ hal itu tidak lagi memungkinkan. (ismo/AS)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

MUDAH-MUDAHAN SEMUANYA BERMANFAAT...